MARI WUJUDKAN CITA-CITA KITA
Setiap orang ingin agar hari ini lebih baik dari hari kemaren, agar dia menjadi orang yang Beruntung (Robih). Dia tidak menginginkan hari-harinya sama, tidak ada Perubahan Kebaikan, sehingga dia menjadi orang yang Merugi (Maghbunun). Bahkan dia menghindari dan berupaya menjauhi jangan sampai hari ini lebih jelek dari harinya kemaren karena dia takut Dilaknat (Mal’unun) oleh Allah SWT. Sebagai seorang pendidik yang bergelut dalam dunia pendidikan, kitapun menginginkan agar lembaga pendidikan kita: Mambaul Ulum hari ini dan kedepan menjadi lebih baik. Kita tidak menginginkan keberadaan madrasah kita hanya sekedar menjalankan sebuah rutinitas kegiatan pembelajaran yang tidak berdampak melakukan perubahan dalam diri murid menjadi lebih baik, baik secara Kognitif (pengetahuan), Afektif (sikap), maupun Psikomotoriknya (keterampilan). Bahkan kita selalu mengantisipasi jangan sampai anak-anak / murid-murid kita terjerumus dalam perilaku-perilaku negatif yang jauh menyimpang dari Ahlaqul karimah dan dilarang oleh agama.

Oleh karena itulah, setiap lembaga pendidikan madrasah (dibawah binaan Kementerian Agama) dan Sekolah (dibawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) selalu berupaya mewujudkan agar lembaga pendidikannya menjadi lembaga yang lebih baik, bahkan yang terbaik, mampu mewujudkan Cita-cita dan Tujuan pendidikan yaitu Generasi yang Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berahlaq mulia, Berkebhinekaan global, Mandiri, Bergotong royong, Bernalar kritis, dan Kreatif (Profil Pelajar Pancasila). Karena itulah semua Madrasah yang berada dalam binaan kementerian Agama selalu didorong agar berlomba-lomba mewujudkan cita-cita luhur tersebut. Sejak dilaksanakanya Kurikulum 2013, madrasah didorong / dimotivasi dengan Slogan / Motivasi “Madrasah Lebih Baik dan Lebih Baik Madrasah”, dilanjutkan dengan motivasi “Madrasah Hebat Bermartabat”, dan motivasi saat ini adalah “Madrasah Mandiri Berprestasi”. Semua slogan / motivasi yang dipromosikan dan dikampanyekan oleh Kemenag tersebut, tentunya harus disambut oleh seluruh Stakeholders madrasah, dengan berbagai upaya untuk mewujudkannya. Madrasah yang menginginkan hari ini dan kedepan menjadi lebih baik, harus melakukan sesuatu yang penting dan mendasar, yaitu Merumuskan Cita-cita dan Berupaya untuk Mewujudkannya dalam tindakan nyata. Itulah yang dalam Manajemen Madrasah diwujudkan dalam bentuk Visi, Misi, Tujuan, dan Program Kegiatan.
Hal tersebut diatas sejalan dengan Nasehat (Hadits) Rosulullah, Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori yang artinya “Ketika kamu menginginkan suatu urusan (keinginan / cita-cita yang ingin diwujudkan), maka kamu harus berupaya untuk mewujudkannya, sehingga Allah akan menunjukkan kepadamu cara / jalan untuk mewujudkan suatu urusan / cita-cita tersebut” (Mukhtarul Akhadits Annabawiyah, hal. 11). Masing-masing lembaga pada Jenjang pendidikan di Lingkungan Perkumpulan Mamba’ul Ulum Bedanten, tentunya juga memiliki cita-cita yang ingin diwujudkan yang dituangkan dalam Visi, Misi, dan Tujuan madrasah beserta program program kegiatan untuk merealisasikannya (terdokumentasikan dalam Rencana Kerja Madrasah/RKM). Cita-cita tersebut bukan hanya sekedar slogan pemanis bibir, penghias papan, tanpa makna, untuk memenuhi tuntutan kebijakan pemerintah tentang lembaga pendidikan, bahwa setiap lembaga pendidikan harus memiliki visi dan misi lembaga. Akan tetapi ketika lembaga tersebut sudah memiliki visi dan misi, maka ada sebuah Keharusan (Kewajiban), yaitu Bekerja keras mewujudkannya dengan melaksanakan program-program kegiatan yang telah disepakati. Pada tataran inilah diperlukan Komitmen yang kuat dari dan oleh Stakeholders lembaga / madrasah untuk bersama-sama berjuang mewujudkan cita-cita tersebut. Dalam hal ini, Pimpinan / Kepala lembaga / madrasah sebagai manajer, memegang Kata Kunci “Sukses atau Tidaknya Mewujudkan sebuah cita-cita madrasah”, didukung (back up) oleh jajaran Guru dan Pegawai yang memiliki Kualifikasi, Kompetensi, dan Dedikasi tinggi sebagai seorang pendidik, serta Semangat belajar para-Murid yang disiplin, cerdas, kreatif dan beraklaq mulia, bahkan Dukungan dan Do’a para Walimurid.
Madrasah Mamba’ul Ulum, dengan kesederhanaan dan kekurangannya, yang terletak di sebuah desa Bedanten Kecamatan Bungah Kabupaten gresik, telah membuktikan dan mampu bernyanyi tidak hanya di level kabupaten, level Provinsi, bahkan Level Nasional. Lembaga-lembaga Penyelenggara kegiatan Kompetisi, seperti : Quartal Islamic Olimpiad Olympiad 2.0 Indonesia (Tingkat Nasional), Lembaga YAPRESINDO, Pekan Olimpiade Sains Nasional (PORSN 2023), Dalton National Science Competition 2023, Medan Sumatera Utara (Tingkat Nasional), Prisma Cendma Cendekia Foundekia Foundation Bandung Jawa Barat (Tingkat Nasional), dan PT. Bima Competition Indonesia 2023 (Tingkat Jawa Timur), mereka semua telah merekam dan mencatat bahwa Siswa-siswi Mamba’ul Ulum telah mampu menorehkan Tinta Emas untuk Almamaternya, sebagai Peraih Medali Emas, Medali Perak, dan Medali Perunggu. Ini menjadi bukti nyata, bahwa Mamba’ul Ulum mampu bersaing dengan madrasah dan sekolah maju diluar sana (Negeri dan Swasta), mewujudkan menjadi Madrasah Mandiri dan Berprestasi. Itu semua bisa terwujud apabila seluruh Stakeholders Madrasah Mamba’ul Ulum, memiliki visi dan misi yang sama, serta memiliki komitmen langkah yang sama dan kuat untuk meraih dan mewujudkan visi dan misi tersebut. Selamat dan Sukses Wahai Generasiku (murid-muridku). Terus Berjuang mewujudkan Mamba’ul Ulum menjadi Madrasah Mandiri dan Berprestasi. Al-Fatikhah, Amin!
Gresik, 28 Januari 2023 (14.45 WIB)

